Tampilkan postingan dengan label Curug Kedung Pane Wisata Peralihan Penuh Kesan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curug Kedung Pane Wisata Peralihan Penuh Kesan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Desember 2017

Curug Kedung Pane Wisata Peralihan Penuh Kesan

Curug Kedung Pane
By Gigih Asmara (Feature) 


            Curug Kedung Pane adalah sebuah salah satu destinasi wisata lokal yang dimiliki oleh Kecamatan Wadaslintang yang masih dalam lingkup wilayah Desa Wisata Erorejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kedung Pane adalah sebuah curug yang tepatnya berada di Dusun Siwindu yang lokasinya berdekatan dengan objek wisata Lubang Sewu yang sudah lebih dikenal oleh masyarakat secara luas. Jika ditempuh dari Kota Wonosobo berjarak sekitar 38 km yang memakan durasi waktu sekitar satu setengah jam perjalanan, apabila dari pusat Kecamatan Wadaslintang berjarak sekitar 7,5 km. Curug ini atau air terjun ini berada di atas puncak sebuah bukit yaitu Bukit Siwindu yang tingginya tidak terlalu tinggi, sekitar 600 meter. Kondisi jalan menuju tempat ini sangat baik yaitu berupa jalan aspal, tetapi untuk menuju tepat pada air terjunnya pengunjung dapat berjalan kaki. Pengunjung dapat naik ke tempat ini menggunakan sepeda motor maupun menggunakan transportasi publik seperti ojek.
            Curug Kedung Pane mulai di buka untuk umum pada tahun 2016, sebenranya dibukannya tempat ini sebagai bentuk pengembangan Desa Wisata Erorejo dan juga salah satu bentuk pengalihan wisatawan yang terlalu padat serta untuk memberikan suasana lain di desa tersebut selain destinasi wisata Lubang Sewu. Objek wisata ini dikelola secara mandiri oleh Desa Erorejo yang dikendalikan oleh pemuda Desa Erorejo, tidak ada tiket masuk untuk menjadi tempat ini, karena tempat ini masih dalam tahap pengembangan. Tempat ini dibuka juga karena majunya destinasi wisata yang ada di Desa Erorejo, yaitu obek wisata Lubang Sewu. Menurut cerita warga sekitar konon tempat ini merupakan sebuah tempat yang sakral dan juga memiliki nilai-nilai mitos dan juga kebudayaan. Setiap hari-hari besar dan hari-hari tertentu pada zaman dahulunya sering digunakan sebagai tempat berendam hal tersebut sudah menjadi kebudayaan, tetapi seiring dengan majunya zaman hal-hal semacam itu sudah tidak dilakukan lagi. Curug Kedung Pane sekarang tidak lagi menjadi sebuah tempat yang menyeramkan, tetapi menjadi sebuah tempat yang memiliki kedamaian dan kenyamanan.
            Berbagai aktivitas dapat dilakukan pengunjung di tempat ini, diantaranya adalah berfoto dan juga pengunjung dapat berenang di Curug Kedung Pane. Curug ini aman jika digunakan untuk aktivitas berenang, karena dasar dari curug ini tidak berupa batuan melainkan pasir. Kedalamannyapun tidak terlalu dalam jadi apabila bagi para wisatawan yang mengunjungi tempat ini dapat berenang dengan rasa aman serta air yang ada di curug ini cukup dingin dan sangat segar. Airnyapun sangat bening, sehingga wisatawan dapat berenang dengan melihat bebatuan kecil yang sangat indah didasar sungai dimana batu tersebut dapat dibuat sebagai bahan batu akik karena warnannya yang sangat menarik. Berenang di tempat ini juga sangat cocok untuk para pecinta air, berenang di Curug Kedung Pane bisa membuat seseorang betah untuk berlama-lama di tempat ini. Air terjunya yang memiliki tinggi hanya sekitar 10m dan muara air di bawahnya yang cukup luas menjadi daya tarik tersendiri dan keunikan yang dimiliki oleh Curug Kedung Pane, karena biasanya curug yang memiliki muara air yang luas memiliki air terjun yang cukup tinggi serta debit airnya besar, sehingga dapat mengurangi kenyamanan saat berenang. Bagi para pengunjung alangkah baiknya datang ketempat ini menjelang sore hari, karena apabila berenang berasa sangat segar dan juga suhu di sekitar curug tidak terlalu dingin. Curug ini belum banyak diketahui oleh banyak orang, hanya saja beberapa masyarakat Kecamatan Wadaslintang yang mengetahui tempat ini, jadi apabila wisatwan yang menyukai suasana sepi dan ingin menikmati kesejukan serta ketenangan tempat ini sangatlah pas.
            Curug Kedung Pane pengelolaanya dilakukan langsung oleh pemuda Desa Erorejo yang masih satu pengelola dengan objek wisata Lubang Sewu. Selain bisa menikmati indahnya Curug Kedung Pane, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan dari atas bukit, yaitu Bukit Siwindu. Bukit Siwindu juga merupakan sebuah atraksi yang ada di Dukuh Siwindu yang berdekatan dengan Curug Kenu Pane. Setelah berenang dan juga menikmati indahnya curug, pengunjung ketika  pada sore hari alangkah baiknya menaiki Bukit Siwindu. Di atas Bukit Siwindu wisatawan dapat melihat pemadngan yang sangat indah, yaitu pengunjung dapat melihat perairan Waduk Wadaslintang hampir secara keseluruhan, ditempat ini berasa seperti melihat waduk dari atas pesawat. Dari puncak Bukit Siwindu pula dapat menikmati indahnya golden sunset atau peristiwa matahari terbenam yang sangat indah. Tetapi terdapat beberapa kekurangan yang ada ditempat ini diantaranya adalah minimnya lampu penerangan jalan, hal ini sangat penting karena setiap pengunjung yang mengunjungi Curug Kedung Pane akan turun dari destinasi wisata tersebut dilakukan pada sore hari menjelang malam, kondisinya sangat gelap karena jalan menuju tempat ini hanya berupa pepohonan dan hutan-hutan yang cukup lebat, sehingga penerangan sangat perlu agar pengunjung merasa lebih aman. Pengelola dan pemerintah harusnya lebih kritis dan juga mengamati apa yang kurang dan perlu demi kegiatan pariwisata dan juga memajukan destinasi wiata lokal, seperti Curug Kedung Pane dengan potensinya yang memiliki daya tarik dan juga memiliki daya dukung yang baik. Tetapi bagi para pecinta alam dan pecinta wisata lokal yang jauh dari bising kota seperti urban tourism sangat tepat untuk mencari ketenagan dan juga keasrian serta sekedar untuk melepas penat dan juga bisingnya perkotaan.
Baca selengkapnya