Curug Kedung Pane Wisata Peralihan Penuh Kesan
Curug
Kedung Pane
By Gigih Asmara (Feature)
By Gigih Asmara (Feature)
Curug
Kedung Pane adalah sebuah salah satu destinasi wisata lokal yang dimiliki oleh
Kecamatan Wadaslintang yang masih dalam lingkup wilayah Desa Wisata Erorejo,
Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kedung Pane adalah sebuah curug
yang tepatnya berada di Dusun Siwindu yang lokasinya berdekatan dengan objek
wisata Lubang Sewu yang sudah lebih dikenal oleh masyarakat secara luas. Jika
ditempuh dari Kota Wonosobo berjarak sekitar 38 km yang memakan durasi waktu
sekitar satu setengah jam perjalanan, apabila dari pusat Kecamatan Wadaslintang
berjarak sekitar 7,5 km. Curug ini atau air terjun ini berada di atas puncak
sebuah bukit yaitu Bukit Siwindu yang tingginya tidak terlalu tinggi, sekitar
600 meter. Kondisi jalan menuju tempat ini sangat baik yaitu berupa jalan
aspal, tetapi untuk menuju tepat pada air terjunnya pengunjung dapat berjalan
kaki. Pengunjung dapat naik ke tempat ini menggunakan sepeda motor maupun
menggunakan transportasi publik seperti ojek.
Curug Kedung Pane mulai di buka untuk umum pada tahun
2016, sebenranya dibukannya tempat ini sebagai bentuk pengembangan Desa Wisata
Erorejo dan juga salah satu bentuk pengalihan wisatawan yang terlalu padat
serta untuk memberikan suasana lain di desa tersebut selain destinasi wisata
Lubang Sewu. Objek wisata ini dikelola secara mandiri oleh Desa Erorejo yang
dikendalikan oleh pemuda Desa Erorejo, tidak ada tiket masuk untuk menjadi
tempat ini, karena tempat ini masih dalam tahap pengembangan. Tempat ini dibuka
juga karena majunya destinasi wisata yang ada di Desa Erorejo, yaitu obek
wisata Lubang Sewu. Menurut cerita warga sekitar konon tempat ini merupakan
sebuah tempat yang sakral dan juga memiliki nilai-nilai mitos dan juga
kebudayaan. Setiap hari-hari besar dan hari-hari tertentu pada zaman dahulunya
sering digunakan sebagai tempat berendam hal tersebut sudah menjadi kebudayaan,
tetapi seiring dengan majunya zaman hal-hal semacam itu sudah tidak dilakukan
lagi. Curug Kedung Pane sekarang tidak lagi menjadi sebuah tempat yang menyeramkan,
tetapi menjadi sebuah tempat yang memiliki kedamaian dan kenyamanan.
Berbagai aktivitas dapat dilakukan pengunjung di tempat
ini, diantaranya adalah berfoto dan juga pengunjung dapat berenang di Curug
Kedung Pane. Curug ini aman jika digunakan untuk aktivitas berenang, karena
dasar dari curug ini tidak berupa batuan melainkan pasir. Kedalamannyapun tidak
terlalu dalam jadi apabila bagi para wisatawan yang mengunjungi tempat ini
dapat berenang dengan rasa aman serta air yang ada di curug ini cukup dingin
dan sangat segar. Airnyapun sangat bening, sehingga wisatawan dapat berenang
dengan melihat bebatuan kecil yang sangat indah didasar sungai dimana batu
tersebut dapat dibuat sebagai bahan batu akik karena warnannya yang sangat
menarik. Berenang di tempat ini juga sangat cocok untuk para pecinta air,
berenang di Curug Kedung Pane bisa membuat seseorang betah untuk berlama-lama
di tempat ini. Air terjunya yang memiliki tinggi hanya sekitar 10m dan muara
air di bawahnya yang cukup luas menjadi daya tarik tersendiri dan keunikan yang
dimiliki oleh Curug Kedung Pane, karena biasanya curug yang memiliki muara air
yang luas memiliki air terjun yang cukup tinggi serta debit airnya besar,
sehingga dapat mengurangi kenyamanan saat berenang. Bagi para pengunjung
alangkah baiknya datang ketempat ini menjelang sore hari, karena apabila
berenang berasa sangat segar dan juga suhu di sekitar curug tidak terlalu
dingin. Curug ini belum banyak diketahui oleh banyak orang, hanya saja beberapa
masyarakat Kecamatan Wadaslintang yang mengetahui tempat ini, jadi apabila
wisatwan yang menyukai suasana sepi dan ingin menikmati kesejukan serta
ketenangan tempat ini sangatlah pas.
Curug Kedung Pane pengelolaanya dilakukan langsung oleh
pemuda Desa Erorejo yang masih satu pengelola dengan objek wisata Lubang Sewu.
Selain bisa menikmati indahnya Curug Kedung Pane, pengunjung juga dapat
menikmati pemandangan dari atas bukit, yaitu Bukit Siwindu. Bukit Siwindu juga
merupakan sebuah atraksi yang ada di Dukuh Siwindu yang berdekatan dengan Curug
Kenu Pane. Setelah berenang dan juga menikmati indahnya curug, pengunjung
ketika pada sore hari alangkah baiknya
menaiki Bukit Siwindu. Di atas Bukit Siwindu wisatawan dapat melihat pemadngan
yang sangat indah, yaitu pengunjung dapat melihat perairan Waduk Wadaslintang
hampir secara keseluruhan, ditempat ini berasa seperti melihat waduk dari atas
pesawat. Dari puncak Bukit Siwindu pula dapat menikmati indahnya golden sunset atau peristiwa matahari
terbenam yang sangat indah. Tetapi terdapat beberapa kekurangan yang ada
ditempat ini diantaranya adalah minimnya lampu penerangan jalan, hal ini sangat
penting karena setiap pengunjung yang mengunjungi Curug Kedung Pane akan turun
dari destinasi wisata tersebut dilakukan pada sore hari menjelang malam,
kondisinya sangat gelap karena jalan menuju tempat ini hanya berupa pepohonan
dan hutan-hutan yang cukup lebat, sehingga penerangan sangat perlu agar
pengunjung merasa lebih aman. Pengelola dan pemerintah harusnya lebih kritis
dan juga mengamati apa yang kurang dan perlu demi kegiatan pariwisata dan juga
memajukan destinasi wiata lokal, seperti Curug Kedung Pane dengan potensinya
yang memiliki daya tarik dan juga memiliki daya dukung yang baik. Tetapi bagi
para pecinta alam dan pecinta wisata lokal yang jauh dari bising kota seperti urban tourism sangat tepat untuk mencari
ketenagan dan juga keasrian serta sekedar untuk melepas penat dan juga
bisingnya perkotaan.
